Penemuan dari Abad Pertengahan yang Masih Digunakan

akseswarganet – Penemuan dari Abad Pertengahan yang Masih Digunakan

Abad Pertengahan dalam sejarah Eropa berlangsung mulai abad ke-5 hingga ke-15. Periode tersebut kerap dianggap sebagai masa gelap ilmu pengetahuan, karena banyak muncul takhayul dan penindasan sosial.

Meski begitu, pada era ini banyak juga penemuan-penemuan penting yang berguna bagi keberlangsungan hidup manusia. Ragam inovasi banyak ditemukan pada Abad Pertengahan.

Bahkan, ada sejumlah penemuan dari Abad Pertengahan yang masih sering digunakan hingga sekarang. Apa saja? Melansir dari laman World Atlas, berikut pembahasannya.

Mesin Cetak

Mesin cetak atau sering disebut printer masih sering digunakan hingga saat ini. Pertama kali, teknologi mesin cetak diperkenalkan oleh Cina pada abad ke-11, namun mesin tersebut baru populer di abad ke-15 setelah Johannes Gutenberg menciptakan mesin cetak versinya.

Johannes menciptakan mesin cetak yang berguna untuk memproduksi buku secara massal. Sampai saat ini, teknologi tersebut masih digunakan, hanya saja dari tahun ke tahun mengalami inovasi.

Kacamata

Penemuan selanjutnya adalah kacamata. Siapa yang menyangka bahwa kacamata merupakan salah satu temuan dari Abad Pertengahan?

Sejarah menunjukkan bahwa kacamata pertama kali ditemukan di Italia sekitar tahun 1268. Kacamata dulunya banyak digunakan oleh para biarawan dan cendekiawan.

Hanya saja, bentuknya tidak seperti yang sering kita lihat sekarang. Dahulu, kacamata harus dipegang tepat di depan mata atau diseimbangkan di hidung.

Kacamata mengalami revolusi dari waktu ke waktu dan terus memberikan manfaat positif bagi siapa saja yang mengenakannya.

Uang Kertas Sebagai Mata Uang

Penggunaan uang kertas masih berlaku hingga kini. Bukan Eropa, Cina justru menjadi negara yang pertama mencetak uang kertas pada tahun 1023.

Uang kertas masih digunakan hingga sekarang karena menjadi pengganti yang ideal dari logam mulia yang berat.

Kompas

Kompas jadi penemuan dari Abad Pertengahan yang masih berfungsi di era ini. Versi paling awal dari kompas modern dikembangkan di Eropa, sedangkan kompas yang lebih tua pertama kali dikembangkan di Cina dan Mesoamerika jauh sebelum Abad Pertengahan.

Mulanya, kebutuhan akan kompas muncul di Eropa ketika Abad Pertengahan saat para navigator, pedagang, dan pelaut menyadari bahwa mereka memerlukan semacam perangkat untuk membantu mengarahkan mereka selama perjalanan, khususnya melintasi lautan.

Penemuan dari Abad Pertengahan yang Masih Digunakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *