pialadunia.info – 14 Februari 2025 Telah dipastikan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan mengalami perubahan besar, yang mana pada Piala Dunia kali ini hanya diikuti oleh 32 negara, kini bertambah menjadi 48 negara peserta, khusus untuk kuota perwakilan Asia juga bertambah dari 4,5 menjadi 8,5.
Saat ini, Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia telah memasuki putaran ketiga, dengan sejumlah tim yang masih berstatus peserta tetap Piala Dunia, seperti Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Iran.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, tim yang dianggap kuda hitam sepak bola Asia terus tampil di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Performa Timnas Garuda, Uzbekistan, Bahrain, Irak, Yordania dan timnas lainnya sangat memukau, terutama di Grup C, di mana Timnas Garuda yang dilatih pelatih baru yang didatangkan dari Belanda, mantan pemain Barcelona era 1990-an dan 2000-an Patrick Kluivert, akan tetap menyerahkan jabatan kapten Timnas Garuda kepada Jay Edzis yang satu grup dengan Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain dan China.
Tim peserta telah memainkan enam pertandingan, dan masih ada empat pertandingan lagi. Tim Jepang, raja benua Asia, tetap berada di puncak Grup Tiga dengan 16 poin, disusul tim Australia di posisi kedua klasemen dengan 7 poin.
Sementara empat tim lainnya, Garuda, Arab Saudi, Bahrain dan Cina, semuanya memiliki 6 poin, meski memiliki poin yang sama, Garuda berada pada posisi yang lebih baik di posisi ketiga karena hasil perolehan poin mereka yang lebih unggul.
Dalam enam pertandingan kualifikasi Piala Dunia sejauh ini, penampilan tim Indonesia dan Bahrain telah memukau penggemar mereka.
Tim Bahrain meraih kemenangan mengejutkan atas tim Australia dan bermain imbang dengan tim Saudi, sementara tim Indonesia bermain imbang dengan tim Saudi dan tim Australia di pertandingan leg pertama dan menang melawan tim Saudi di pertandingan kedua. Performa luar biasa dari kedua tim yang sebelumnya berada di peringkat teratas membuat tim Tiongkok berada di bawah tekanan dan urgensi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Wajar saja jika tim Tiongkok berada dalam tekanan, apalagi tim asuhan Branko Ivakovic saat ini masih berada di posisi terbawah.
Dalam enam pertandingan pertama, hasil yang diraih tim Tiongkok juga mengkhawatirkan.
Tim Tiongkok kalah telak dari tim Jepang 7-0, lalu kalah telak dari tim Saudi, dan juga dari tim Australia. Setelah mengalami tiga kali kekalahan beruntun, tim Tiongkok akhirnya berhasil melaju dengan mengalahkan tim Garuda dan tim Bahrain, namun sayang pada pertandingan terakhir babak keenam, mereka kembali kalah telak dari tim Jepang 3-1.
Melihat kondisi klasemen Grup C saat ini, pelatih China Branko Ivakovic tampaknya bertekad membuat Garuda dan Bahrain kembali menderita.
Selain itu, pelatih berusia 70 tahun itu juga menargetkan masing-masing satu poin saat menghadapi dua tim kuat tersisa, Arab Saudi dan Australia. Jika skenario ini benar-benar terwujud, maka tim Tiongkok akan mendapatkan total 14 poin yang dinilai cukup bagi Tiongkok untuk bersaing memperebutkan tiket langsung ke Piala Dunia 2026 karena kedua tim sama-sama menempati posisi teratas Grup C.
Pelatih Tiongkok Branko Ivakovic mengatakan pada pertandingan mendatang bahwa saat menghadapi Bahrain dan Indonesia, tujuan tim Tiongkok adalah mencoba mengalahkan lawan dua kali.
Saat menghadapi Arab Saudi dan Australia, Branko Ivakovic akan berusaha mengambil poin dari dua tim kuat yang sedang mengalami penurunan.
Dengan demikian, skor akhir tim Tiongkok mencapai 14 poin.
Poin tersebut akan memberikan kesempatan kepada tim China untuk bersaing dengan tim Saudi dan Australia guna lolos langsung ke putaran final Piala Dunia di Amerika. Akan menarik untuk melihat apakah tujuan China akan benar-benar tercapai atau apakah pasukan Branko Ivakovic akan semakin terpuruk ke dasar klasemen.
Optimis timnas Indonesia lolos piala Dunia 2026 di Amerika,kanada dan Meksiko yang akan datang