TOP KULINER DI SIBU, JANTUNG SARAWAK

Akseswarganet – TOP KULINER DI SIBU, JANTUNG SARAWAK

Trippers pasti banyak yang baru kali mendengar nama Sibu ya? Sibu itu kota ke-3 terbesar di Sarawak setelah Kuching dan Miri. Sarawak sendiri negara bagian terluas di Malaysia. Kota ini merupakan pelabuhan perdagangan penting di masa lalu dan salah satu pintu masuk Sarawak bagian Tengah. Tapi yang diangkat di artikel ini kulinernya saja dulu ya

Sebagai tempat pertemuan budaya dan didiami beragam etnis tentu saja Sibu mewarisi jejak kuliner yang kaya. Sibu pun sudah lama jadi incaran penggemar wisata goyang lidah. Jadi bersiaplah mengosongkan perut –dan lupakan diet sementara– saat menjelajah Sibu dan wilayah sekitarnya (Mukah, Sarikei, Bintangor). Inilah 10 top kuliner (baik camilan, buah-buahan, maupun makanan berat) yang layak direkomendasikan. Sebagian ada yang nonhalal tetapi ada juga yang Muslim friendly”. Harap diperhatikan ya.

MIE KAMPUA (NONHALAL)

    Salah satu sajian lokal khas Sibu yang sangat mudah ditemukan di tiap pojok di Sibu. Tekstur mienya agak tebal dan halus. Biasanya disajikan (opsional) berikut cincangan daging babi panggang lalu ditaburi banyak kondimen.

    KOMPIA

      Ini juga sajian khas Sibu yang berasal dari Foochow. Semacam kue bagel namun bagian tengahnya berlubang. Permukaannya biasanya ditaburi ijen. Disajikan dalam beragam variasi. Bisa dimakan begitu saja atau terkadang diberi isian (daging). Menurut cerita kue ini dulunya adalah ransum tentara Cina. Lubang bagian tengahnya konon untuk memasukkan cantolan agar bisa digantung di leher.

      UMAI

        Sajian ala sushi ini adalah kuliner khas suku Melanau. Berbahan dasar ikan segar jenis pirang, atau haruan. Diiris kecil-kecil kemudian disajikan langsung bersama taburan bawang, cabai, limau, garam. Makin sip bila dicampur sambal lokal dan (butiran) sagu. Harus coba!

        TOM YAM UDANG GALAH

          Salah satu varian tom yam yang dimodifikasi dari mie udang galah khas Sibu. Disajikan dalam wadah kelapa berisi sup tom yam yang asam pedas bercampur mie dan udang galah berukuran raksasa hasil sungai di Sibu. PokokENDY SUKISNO SEnya dijamin bikin ketagihan deh.

          TUMPIK

            Tumpik berarti panekuk. Ini camilan khas suku Melanau berbahan dasar tepung sagu dan kelapa parut yang dibakar. Paling sip bila dicocol dengan gula merah.

            ROTI BAKAR/ ROTI KAHWIN

              Roti pau yang dibakar di atas arang kemudian disajikan dengan olesan kecil mentega dan selai pandan atau selai kacang. Rotinya simpel tapi rasanya nggak ada lawan! Mesti dicobain. Hanya ada satu kedainya di Sarikei.

              SI’ET (ULAT SAGU)

                Ulat ini diambil dari pohon sagu di hutan. Jika punya cukup nyali silakan coba. Bisa dimakan mentah ataupun dimasak dulu. Jangan lihat wujudnya yang nampak menggelikan. Ini enak lho. Rasanya kenyal, asam dan tawar. Kaya akan protein lagi. Bahkan diyakini bisa mengurangi obesitas dan mencerahkan wajah (siapa yang nggak kepengen, hayoo)

                Leave a Reply

                Your email address will not be published. Required fields are marked *