Pengertian Teknologi Digital Menurut Muhamad Danuri

Akseswarganet  Pengertian Teknologi Digital Menurut Muhamad Danuri

menyatakan bahwa teknologi digital adalah sebuah teknologi informasi yang lebih mengutamakan pelaksanaan kegiatan secara komputer atau digital dibandingkan dengan penggunaan tenaga manusia. Teknologi ini cenderung pada sistem pengoperasian yang serba otomatis dan canggih dengan sistem komputerisasi atau format yang dapat dibaca oleh komputer. Pada dasarnya, teknologi digital merupakan sistem yang menghitung dengan sangat cepat dan memproses semua bentuk informasi sebagai nilai-nilai numeris

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan signifikan pada kualitas dan efisiensi kapasitas data yang dibuat dan dikirimkan Contohnya, gambar menjadi semakin jelas karena kualitas yang lebih baik, kapasitas data menjadi lebih efisien, dan proses pengiriman informasi menjadi semakin cepat Transformasi ini menunjukkan betapa teknologi digital tidak hanya meningkatkan aspek teknis tetapi juga mempengaruhi berbagai aspek kehidupan dengan memberikan kemudahan dan efisiensi yang lebih tinggi dalam berbagai proses dan kegiatan

Pengertian Teknologi Digital Menurut Abdul Kadir

menyatakan bahwa teknologi digital dalam sistem informasi dapat dibagi menjadi dua komponen utama: perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware). Perangkat keras mencakup peralatan fisik seperti memori, printer, dan keyboard, yang merupakan komponen yang dapat dilihat dan disentuh secara fisik. Sementara itu, perangkat lunak terdiri dari instruksi-instruksi yang mengatur perangkat keras agar bekerja sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan.

Pengertian Teknologi Digital Menurut >Rippa dan Secundo

teknologi digital dibagi kedalam 3 bagian yaitu Digital Artifact, Digital Platform, dan Digital Infrastructure. Artefak digital (Digital Artifact) dapat didefinisikan sebagai komponen digital, aplikasi, atau konten media yang merupakan bagian dari produk (atau layanan) baru dan menawarkan fungsionalitas atau nilai tertentu kepada end-user

Platform digital (Digital Platform) dapat didefinisakan sebagai platform berbasis perangkat lunak yang dibuat oleh basis kode yang dapat dikembangkan dari sistem berbasis perangkat lunak yang menyediakan fungsionalitas inti yang dibagi oleh modul-modul yang dengannya ia beroperasi dan antarmuka yang dengannya mereka beroperasi

Infrastruktur digital (Digital Infrastructure) didefinisikan sebagai alat teknologi digital dan sistem yang menawarkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan / atau komputasi

Penggunaan infrastruktur digital adalah proses sosioteknik yang didefinisikan oleh Tilson dkk (2010) sebagai digitalisasi, yang menanamkan signifikansi pada perubahan yang menyertainya pada tingkat kognitif, sosial, dan kelembagaan

Digital Artifact (Artefak Digital)

Menurut Porter (2005), digital storytelling merupakan seni storytelling menggunakan gambar digital, grafik, musik, dan suara dicampur bersama cerita dari penulis sendiri. Menurut McLellan (2007), digital storytelling merupakan seni dan kerajinan yang mengeksplorasi berbagai media dan aplikasi perangkat lunak untuk mengkomunikasikan cerita menggunakan metode baru yaitu dengan media digital. Aplikasi dalam digital storytelling contohnya dalam film pendek yang menampilkan gambar, klip video, soundtrack, dan narasi

Digital Business Portfolio

Menurut Rippa & Secundo (2018), digital business portfolio merupakan koleksi artefak yang digunakan untuk memvalidasi klaim yang dibuat oleh pencipta. Contohnya adalah makalah penelitian, instrumen penilaian, dokumen teks atau softfile.

Conversational System

Terdiri dari chatbots (interaksi dengan komputer) dan dialog system yang bisa mengaktifkan mikrofon. Conversational system lebih berorientasi pada AI dan menggunakan teknologi pemrosesan bahasa yang lebih alami (Masche & Le, 2018). Contoh dari conversational system yaitu Apple HomePod.

Blockchain

Teknologi blockchain terdiri dari blok yang menampung transaksi, di mana masing- masing blok saling terkait melalui kriptografi (sistem proteksi), sehingga membentuk jaringan (Pilkington, 2015). Contohnya, yaitu Blockchain 2.0 dapat digunakan untuk mengelola hak cipta dan mengumpulkan royalti dari streaming dan unduhan digital.

Digital Platform (Platform Digital)

Nambisan (2016) mendefinisikan platform digital sebagai seperangkat layanan bersama yang berfungsi untuk menampung penawaran pelengkap, termasuk artefak digital. Misalnya, platform iOS Apple dan platform Android Google memungkinkan aplikasi untuk berjalan di smartphone masing-masing. Demikian pula Ford SYNC 3 yang merupakan platform digital yang menampung aplikasi komunikasi, navigasi, dan hiburan terintegrasi dalam mobil. Hanseth dan Lyytinen (2010) pada Rippa & Secundo (2018) menyatakan bahwa platform dirancang untuk mengatur kemampuan teknologi informasi ke dalam kerangka kerja. Kerangka tersebut memungkinkan perangkat lunak untuk mengatasi keluarga spesifikasi umum yang memenuhi kebutuhan beberapa komunitas pengguna yang beragam dan berkembang.

Platform digital memberikan banyak peluang bagi para wirausaha untuk melibatkan pengembangan produk dan layanan pelengkap. Potensi usaha baru dengan memperdalam spesialisasi IT (Information and Technology) menjelaskan daya tarik platform digital sebagai sarana untuk berwirausaha. Terdapat tipologi- tipologi dari platform digital menurut Rippa & Secundo (2018), antara lain :

Digital Infrastructure (Infrastruktur Digital)

Infrastruktur digital didefinisikan sebagai alat digital technology dan sistem yang menawarkan kemampuan komunikasi kolaborasi dan secara komputasi (Nambisan, 2016) Penggunaan infrastruktur digital adalah proses sosio-teknik yang ditentukan oleh Tilson et al. (2010) menurut Rippa & Secundo (2018), sebagai digitalisasi yang menanamkan signifikansi pada perubahan yang disertai dengan tingkat kognitif, sosial, dan kelembagaan. Ketergantungan antara proses dan hasil kewirausahaan menjadi lebih kompleks dan dinamis dengan digitalisasi. Terdapat tipologi-tipologi dari infrastruktur digital Rippa & Secundo (2018), antara lain

Artificial Intelligence (AI) and Advance Machine Learning

Artificial Intelligence (AI) and Advanced Machine Learning yaitu pembelajaran mesin tingkat lanjut yang menghasilkan spektrum penerapan termasuk perangkat fisik yang berhubungan dengan aplikasi yang dapat mengatur perangkat tersebut (Rippa & Secundo, 2018).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *