Akseswarganet – Bisakah Gula Darah Turun dengan Makan Pare? Fakta-faktanya adalah sebagai berikut…
Rasa pare terkenal tidak enak dan tidak mengenakkan. Meskipun demikian, penderita diabetes dapat memperoleh manfaat dari manfaat kesehatan makanan ini.
Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa mineral dalam pare (Momordica charantia) dapat membantu menurunkan gula darah.
Mengonsumsi pare dianggap sebagai terapi alternatif atau suplemen.
Bagaimana gula darah dapat diturunkan dengan memakan pare?
Senyawa dalam pare memiliki sifat anti-diabetes, sehingga Anda dapat memperoleh manfaat dari kemampuannya untuk menurunkan gula darah.
Charanti adalah salah satu dari sedikitnya tiga bahan aktif dalam pare yang telah terbukti memiliki efek anti-diabetes, termasuk menurunkan gula darah.
Berikutnya adalah vicine dan polipeptida-p, suatu zat yang menyerupai insulin.
Hormon insulin membantu pengangkutan glukosa, atau gula, tubuh ke dalam sel untuk digunakan sebagai bahan bakar.
Bisakah Gula Darah Turun dengan Makan Pare?
Menurut sebuah studi tahun 2020, peptida pare mclRBP-19 dapat membantu mengatur gula darah.
Menurut studi tersebut, mengonsumsi kapsul peptida pare sebanyak 300 mg dua kali sehari—satu kali sebelum makan siang dan satu kali sebelum makan malam—dapat membantu penderita diabetes menurunkan kadar gula darah mereka.
Lektin, yang menyerupai insulin, juga ditemukan dalam pare.
Dengan bekerja pada jaringan perifer, protein ini dapat menurunkan kadar gula darah.
Lektin juga memiliki kemampuan untuk mengurangi rasa lapar. Dipercaya bahwa lektin ini memiliki peran penting dalam manfaat penurunan gula darah yang dihasilkan dari konsumsi pare.
Terlepas dari potensi manfaatnya, penting untuk diingat bahwa mengonsumsi pare tidak dapat menggantikan pengobatan medis untuk diabetes atau pradiabetes.
Bisakah Gula Darah Turun dengan Makan Pare? Fakta-faktanya adalah sebagai berikut…